Selasa, 14 Desember 2010
Senin, 13 Desember 2010
Our Profil
Lukluk Il Maknun (luluk)
Wiroditan, Bojong
Pekalongan, 3 April 1995
Jangan mudah mudah menyerah menghadapi masalah
Deddy Perdana Bakti (deddy)
Ambokembang gg. 13 no. 52
Sukoharjo, 21 September 1995
“biarkan Orang lain Berkata tentangku”
Eka Setyawati (eka’)
Jetaklengkong, Wopy
Pekalongan, 26 mei 1995
“Always Smile Everywhere ^_^”
Khoirul Amanati (khoir)
Krompeng RT 01/03 Talun
Pekalongan, 24 November 1995
“tak ada masalah yang tak bisa di selesaikan”
Nina Wijayanti (nina)
Silirejo, RT 17/04 no. 41 Tirto
Pekalongan, 25 Agustus 1995
“Selalu always tidak pernah never karena because adalah is ^_^”
Ricka Novianti (ricka)
Jl. Sindoro 114 RT 03/16 Sragi
Pekalongan, 2 November 1994
“jadilah Orang yang berguna”
Gaton Joyo RT 13/02, gg Sekeris, jetak Kidul, Wopy
Pekalongan, 3 Maret 1995
“Jadi orang yang Berguna”
Nabila Rona Arfianti (bella)
Kertijayan gg 7 no.36
Pekalongan, 15 Maret 1996
“manfaatkan Hidup di dunia Sebaik-baiknya”
Ning Fahrunisa (anis)
Pisma VIII G.10
Bandung, 31 Maret 1995
“Jangan Pernah Menyerah”
Dini Alfiosa (dini)
Gembong Kdw Beringin 03
Pekalongan, 31 Maret 1995
“Berdiri Tegak Menantang arah”
Iffa KArunia Perdani (iffa)
Tangkil Tengah RT/RW 08/04
Pekalongan, 20 September 1995
“Langkahkan Kaki dengan jalan Terbaik”
Dewi Nuraini (aini)
Miyanggong, Salakbrojo no.10 Rt 04/01
Nganjuk, 12 Juni 1995
“Usaha+kerja keras=sukses”
Dewi Herawati (dewi)
Pakisputih no.6 RT 06/01
Pe-Ka-el, 15 Februari 1995
“Pengalaman adalah Pelajaran hidup yang berharga”
Intan Nur Afifi (intan)
Purwodadi Sragi
Pekalongan, 28 Mei 1995
“menjadi orang sukses n’ berbakti ke Ortu”
Affina Uyun (uyun)
Prawasan timur 02/04 kedungwuni
Pekalongan, 4 September 1995
“Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”
Fina Solawati (fina)
Jaten Tosaran RT 02/02
Pekalongan, 5 April 1995
“jalani hidup dengan senyuman”
Label:
Profil
Jumat, 03 Desember 2010
Abstrak
X.2 adalah sebuah kelas yang berada di ruang 10 yaitu ruang bahasa Indonesia, berada diantara kelas X.1 dan X.3, dan berseberangan dengan kelas X.7. Tata taman yang didominasi oleh tanaman asli Indonesia yang memiliki rasa dan aroma yang khas yaitu "CABAI" aneka macam varian dapat dilihat di taman SEDRAJAT.
Kelas ini berwali kelaskan Oleh Mrs. Eko Sunarsih, S.Pd, diketuai oleh Arif Rahman Hakim, yang dibantu oleh Yuni Ifada sebagai wakil Ketua Kelas, Ricka Novianti dan M. Irfan Faza sebagai Sekretaris, serta M. Firdaus Immas dan Intan Nur Afifi Sebagai bendahara.
Kelas X.2 beranggotakan 32 siswa, terdiri dari 8 anak laki-laki, dan 24 anak Perempuan. X.2 diisi oleh siswa lulusan dari SMP 1 kedungwuni sebanyak 8 orang, SMP 1 Wonopringgo 5 orang, SMP Islam Kota Pekalongan 1 orang, SMP Islam Wonopringgo 2 orang, SMP Islam Pajomblangan 1 orang, Mts. Hifal 1 orang, Mts Simbang kulon 2 orang, SMP 1 Doro 1 orang, SMP Muhammadiyah Pekajangan 2 orang, SMP 1 Sragi 3 Orang, SMP 1 Wiradesa 1 orang, SMP 1 Talun 1 orang, SMP 2 Kedungwuni 1 orang , Mts Walisongo Kedungwuni 1 orang, +2 orang yang kami belum tahu asal sekolahnya :D
Kata SEDRAJAT berasal dari kata SEpuluh Dua RAme, JAil, dan rahaT (bahasa Kota pekalongan yang berarti asyig/kompak)
Warga Sedrajat selalu berusaha menjadi yang terbaik, dan akan selalu berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik. Kekompakan, keuletan, kerja keras, serta sportifitas selalu dijunjung tinggi oleh warga sedrajat. Mrs. Eko berpesan “janganlah kalian lihat apa yang SMANDUNG berikan kepada kalian, tapi lihatlah apa yang akan kalian berikan untuk SMANDUNG ini. Tanpa kerjasama semua itu mustahil dapat terlaksana, untuk itu ibu berpesan : jagalah kekompakan kelas ini tanpa mengabaikan rasa sportifitas, ingat! Kekeluargaan harus kalian jaga sampaii kapanpun.”
Kelas ini berwali kelaskan Oleh Mrs. Eko Sunarsih, S.Pd, diketuai oleh Arif Rahman Hakim, yang dibantu oleh Yuni Ifada sebagai wakil Ketua Kelas, Ricka Novianti dan M. Irfan Faza sebagai Sekretaris, serta M. Firdaus Immas dan Intan Nur Afifi Sebagai bendahara.
Kelas X.2 beranggotakan 32 siswa, terdiri dari 8 anak laki-laki, dan 24 anak Perempuan. X.2 diisi oleh siswa lulusan dari SMP 1 kedungwuni sebanyak 8 orang, SMP 1 Wonopringgo 5 orang, SMP Islam Kota Pekalongan 1 orang, SMP Islam Wonopringgo 2 orang, SMP Islam Pajomblangan 1 orang, Mts. Hifal 1 orang, Mts Simbang kulon 2 orang, SMP 1 Doro 1 orang, SMP Muhammadiyah Pekajangan 2 orang, SMP 1 Sragi 3 Orang, SMP 1 Wiradesa 1 orang, SMP 1 Talun 1 orang, SMP 2 Kedungwuni 1 orang , Mts Walisongo Kedungwuni 1 orang, +2 orang yang kami belum tahu asal sekolahnya :D
Kata SEDRAJAT berasal dari kata SEpuluh Dua RAme, JAil, dan rahaT (bahasa Kota pekalongan yang berarti asyig/kompak)
Warga Sedrajat selalu berusaha menjadi yang terbaik, dan akan selalu berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik. Kekompakan, keuletan, kerja keras, serta sportifitas selalu dijunjung tinggi oleh warga sedrajat. Mrs. Eko berpesan “janganlah kalian lihat apa yang SMANDUNG berikan kepada kalian, tapi lihatlah apa yang akan kalian berikan untuk SMANDUNG ini. Tanpa kerjasama semua itu mustahil dapat terlaksana, untuk itu ibu berpesan : jagalah kekompakan kelas ini tanpa mengabaikan rasa sportifitas, ingat! Kekeluargaan harus kalian jaga sampaii kapanpun.”
Kamis, 02 Desember 2010
Minggu, 29 Agustus 2010
Hakikat Negara dan bentuk-bentuk kenegaraan
I. Pengertian Negara
Secara etimologis, “Negara” berasal dari bahasa latin yaitu status atau statum yang berarti menempatkan dalam keadaan berdiri, membuat berdiri, dan menempatkan. Sedangkan di Indonesia kata “Negara” berasal dari bahasa Sanksekerta yaitu nagara atau nagari yang berarti wilayah, kota, atau penguasa.
Berikut ini beberapa pengertian Negara menurut para ahli kenegaraan
1 George yellinek Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu
2. G. W. F. Hegel Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individu dan kemerdekaan universal
3 Mr. Krenenburg Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa
4 Karl Marx Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat/buruh)
5 Logeman Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.
6 Roger F Soltau Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat
II.Sifat hakikat Negara
Sifat hakikat Negara mencakup hal-hal sebagai berikut
a. Sifat memaksa
b. Sifat monopoli
c. Sifat mencakup semua(all embracing)
Bentuk-bentuk kenegaraan
Adalah sebuah upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatur kehidupan rakyatnya agar kehidupan mereka dapat berjalan dengan baik untuk mencapai kesejahteraan, keamanan, keadilan, dll
a.Bentuk Negara
1.Negara kesatuan
Adalah Negara merdeka dan berdaulat yang pemerintahannya diatur oleh pemerintah pusat
2. Negara Federasi (serikat)
Adalah suatu bentuk Negara yang terdri atas gabungan beberapa Negara bagian
b. Bentuk kenegaraan (gabungan Negara)
1.Koloni
Adalah suatu Negara yang menjadi jajahan dari Negara lain.
2.Trustee
Adalah wilayah jajahan dari Negara-negara yang kalah perang dalam perang dunia II dan berada dibawah naungan dewaan perwalian PBB serta Negara yang menang perang.
3.Mandat
Adalah suatu Negara yang tadinya merupakan jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam perang dunia I dan diletakkan dibawah perindungan suatu Negara yang menang perang dengan pengawasan dewan mandat liga bangsa-bangsa.
4.Protektorat
Adalah suatu Negara yang berada dibawah llindungan negera lain yang kuat. Biasanya Negara yang dilindungi tidak dianggap merdeka dan berdaulat.
5.Dominion
Merupakan bentuk Negara yang khusus dalam lingkungan kerajaan inggris. Negara dominion adalah suatu Negara yang tadinya merupakan jajahan inggris yang telah merdeka dan berdaulat, serta mengakui raja inggris sebagai rajanya (lambang persatuan)
6.Uni
Adalah gabungan 2 atau lebih Negara merdeka dan berdaulat dengan 1 kepala Negara yang sama.
a.Uni personil
Yaitu 2 negara yang kebetulan mempunyai raja yang sama sebagai kepala Negara
b.Uni riil
Yaitu dua Negara yang berdasarkan suatu traktat mengadakan ikatan yang dikepalai oleh seorang raja dan membentuk alat perlengkapan uni guna mengatur kepentingan bersama
c.Uni zui generalis
Yaitu gabungan Negara yang mempunyai alat perlengkapan bersama untuk mengurus kepentingan hubungan luar negeri, seelah ada kesepakatan lewat perjanjian
I. Pengertian Negara
Secara etimologis, “Negara” berasal dari bahasa latin yaitu status atau statum yang berarti menempatkan dalam keadaan berdiri, membuat berdiri, dan menempatkan. Sedangkan di Indonesia kata “Negara” berasal dari bahasa Sanksekerta yaitu nagara atau nagari yang berarti wilayah, kota, atau penguasa.
Berikut ini beberapa pengertian Negara menurut para ahli kenegaraan
1 George yellinek Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu
2. G. W. F. Hegel Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individu dan kemerdekaan universal
3 Mr. Krenenburg Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa
4 Karl Marx Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat/buruh)
5 Logeman Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.
6 Roger F Soltau Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat
II.Sifat hakikat Negara
Sifat hakikat Negara mencakup hal-hal sebagai berikut
a. Sifat memaksa
b. Sifat monopoli
c. Sifat mencakup semua(all embracing)
Bentuk-bentuk kenegaraan
Adalah sebuah upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatur kehidupan rakyatnya agar kehidupan mereka dapat berjalan dengan baik untuk mencapai kesejahteraan, keamanan, keadilan, dll
a.Bentuk Negara
1.Negara kesatuan
Adalah Negara merdeka dan berdaulat yang pemerintahannya diatur oleh pemerintah pusat
2. Negara Federasi (serikat)
Adalah suatu bentuk Negara yang terdri atas gabungan beberapa Negara bagian
b. Bentuk kenegaraan (gabungan Negara)
1.Koloni
Adalah suatu Negara yang menjadi jajahan dari Negara lain.
2.Trustee
Adalah wilayah jajahan dari Negara-negara yang kalah perang dalam perang dunia II dan berada dibawah naungan dewaan perwalian PBB serta Negara yang menang perang.
3.Mandat
Adalah suatu Negara yang tadinya merupakan jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam perang dunia I dan diletakkan dibawah perindungan suatu Negara yang menang perang dengan pengawasan dewan mandat liga bangsa-bangsa.
4.Protektorat
Adalah suatu Negara yang berada dibawah llindungan negera lain yang kuat. Biasanya Negara yang dilindungi tidak dianggap merdeka dan berdaulat.
5.Dominion
Merupakan bentuk Negara yang khusus dalam lingkungan kerajaan inggris. Negara dominion adalah suatu Negara yang tadinya merupakan jajahan inggris yang telah merdeka dan berdaulat, serta mengakui raja inggris sebagai rajanya (lambang persatuan)
6.Uni
Adalah gabungan 2 atau lebih Negara merdeka dan berdaulat dengan 1 kepala Negara yang sama.
a.Uni personil
Yaitu 2 negara yang kebetulan mempunyai raja yang sama sebagai kepala Negara
b.Uni riil
Yaitu dua Negara yang berdasarkan suatu traktat mengadakan ikatan yang dikepalai oleh seorang raja dan membentuk alat perlengkapan uni guna mengatur kepentingan bersama
c.Uni zui generalis
Yaitu gabungan Negara yang mempunyai alat perlengkapan bersama untuk mengurus kepentingan hubungan luar negeri, seelah ada kesepakatan lewat perjanjian
Label:
Tugas
Rabu, 21 Juli 2010
Langkah-langkah Metode Ilmiah
1. Menyusun Rumusan Masalah
2. Menyusun Kerangka Teori
3. Merumuskan Teori
4. Melakukan Eksperimen
5. Menarik Kesimpulan
MENYUSUN RUMUSAN MASALAH
Hal-hal yang harus diperhatikan:
a. Masalah menyatakan adanya keterkaitan antara beberapa variabel atau lebih
b. Masalah tersebut merupakan masalah yang dapat diuji dan dapat dipecahkan.
c. Masalah disusun dalam bentuk pertanyaan yang singkat, padat dan jelas
MENYUSUN KERANGKA TEORI
Mengumpulkan keterangan-keterangan dan informasi, baik secara teori maupun data-data fakta di lapangan
Dari keterangan-keterangan dan informasi tersebut diperoleh penjelasan sementara terhadap permasalahan yang terjadi
Merumuskan Hipotesis
Hipotesis = jawaban sementara yang masih perlu dicari kebenarannya
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan hipotesis:
1. Ditulis dalam pernyataan
2. Sederhana dan jelas
3. Berdasarkan keterangan-keterangan atau informasi yang dikaji baik dari sumber bacaan maupun fakta
Melakukan Eksperimen
Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.
Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.
Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.
Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.
Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.
Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama.
Menarik Kesimpulan
Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.
Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis:
Jangan ubah hipotesis
Jangan abaikan hasil eksperimen
Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai
Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian
Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen.
2. Menyusun Kerangka Teori
3. Merumuskan Teori
4. Melakukan Eksperimen
5. Menarik Kesimpulan
MENYUSUN RUMUSAN MASALAH
Hal-hal yang harus diperhatikan:
a. Masalah menyatakan adanya keterkaitan antara beberapa variabel atau lebih
b. Masalah tersebut merupakan masalah yang dapat diuji dan dapat dipecahkan.
c. Masalah disusun dalam bentuk pertanyaan yang singkat, padat dan jelas
MENYUSUN KERANGKA TEORI
Mengumpulkan keterangan-keterangan dan informasi, baik secara teori maupun data-data fakta di lapangan
Dari keterangan-keterangan dan informasi tersebut diperoleh penjelasan sementara terhadap permasalahan yang terjadi
Merumuskan Hipotesis
Hipotesis = jawaban sementara yang masih perlu dicari kebenarannya
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan hipotesis:
1. Ditulis dalam pernyataan
2. Sederhana dan jelas
3. Berdasarkan keterangan-keterangan atau informasi yang dikaji baik dari sumber bacaan maupun fakta
Melakukan Eksperimen
Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.
Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.
Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.
Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.
Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.
Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama.
Menarik Kesimpulan
Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.
Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis:
Jangan ubah hipotesis
Jangan abaikan hasil eksperimen
Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai
Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian
Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen.
Label:
Tugas
Cabang Ilmu Biologi
Cabang dari biologi berjumlah ratusan, yang berkembang pesat terutama sejak abad ke-20. Biologi sendiri semula merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam (natural sciences) yang dipelajari oleh para naturalis (ahli ilmu-ilmu alamiah). Biologi sebagai ilmu yang mandiri, dalam arti memiliki perangkat analisis dan konsep-konsep ilmiah yang kokoh, baru terbentuk pada abad ke-18, setelah penemuan mikroskop dan tumbangnya dogma generatio spontanea oleh konsep omne vivum ex vivo. Konsep evolusi, pewarisan sifat (hereditas), dan penemuan DNA sebagai bahan genetik memacu perkembangan biologi secara pesat dan menghasilkan cabang-cabang yang dikenal sekarang ini.
Pembagian biologi di bawah ini tidak bersifat mutlak karena beberapa cabang yang sekarang dianggap mandiri masih memiliki keterkaitan dengan bidang induknya, misalnya genetika dengan fisiologi, biologi molekular dengan genetika, dan sebagainya. Selain itu, karena dinamisnya perkembangan ilmu-ilmu ini, seringkali ilmu-ilmu ini saling bertemu dan menghasilkan kajian antardisiplin yang sukar dipisahkan.
Daftar isi
1 Ilmu-ilmu berdasarkan kelompok organisme
2 Ilmu-ilmu berdasarkan hierarki organisasi
3 Ilmu-ilmu berdasarkan aspek kehidupan
4 Ilmu-ilmu campuran dan terapan
5 Ilmu-ilmu yang dipelajari dalam bidang kedokteran/pengobatan/kesehatan
Ilmu-ilmu berdasarkan kelompok organisme
Taksonomi/Klasifikasi
Virologi
Mikrobiologi (biologi mikroorganisme)
Bakteriologi (biologi bakteri)
Protozoologi (biologi protozoa)
Mikologi (biologi jamur, kapang dan ragi)
Botani (biologi tumbuhan)
Fikologi (biologi alga)
Pteridologi (biologi pakis)
Bryologi (biologi lumut)
Dendrologi
Paleobotani
Zoologi (biologi hewan)
Nematologi (biologi nematoda)
Malakologi (biologi moluska)
Entomologi (biologi serangga)
Apiari (biologi dan ternak lebah)
Mirmekologi (biologi rayap)
Iktiologi (biologi ikan)
Herpetologi (biologi reptilia dan amfibia)
Ornitologi (biologi unggas)
Mamologi (biologi mamalia)
Primatologi (biologi primata)
Rodentiologi (biologi rodentia)
Paleozoologi
Zoologi perbandingan
Ilmu-ilmu berdasarkan hierarki organisasi
Biologi sel
Biologi sel molekular
Anatomi
Anatomi perbandingan
Sitologi
Histologi
Organologi
Pulmonologi
Kardiologi
Radiologi
Neurologi
Viscerologi
Morfologi
Pomologi
Palinologi
Fisiologi
Patologi
Onkologi
Enzimologi
Imunologi
Ekologi
Ekofisiologi
Ekologi molekular
Limnologi
Biologi udara
Oseanografi
Epidemiologi
Toksikologi
Biologi kelautan
Ilmu-ilmu berdasarkan aspek kehidupan
Ilmu reproduksi
Biologi perkembangan
Fenologi
Filogeni
Paleontologi
Genetikapenurunan sifat pada makhluk hidup
Genetika sel (sitogenetika)
Genetika molekular
Genetika Mendel
Genetika populasi
Genetika kuantitatif
Genetika perkembangan
Genetika evolusionar
Fisiologi
Fisiologi perkembangan
Enzimologi
Imunologi
Endokrinologi
Fisiologi molekular
Evolusi
Etologi (ilmu perilaku hewan)
Biologi molekular
Cell signalling
Genomika
Transkriptomika
Proteomika
Metabolomika
Systems Biology
Ilmu-ilmu campuran dan terapan
Biokimia
Teknik biokimia
Biofisika
Bioinformatika
Biometrika/Biostatistika
Biogeografi
Agronomi
Ilmu budidaya tanaman
Ilmu tanah
Fitopatologi
Ilmu gulma
Hortikultura
Ilmu pemuliaan
Ilmu produksi ternak
Ilmu kehutanan
Ilmu budidaya hutan (agroforestri)
Konservasi sumber daya alam
Ilmu perikanan
Ilmu kedokteran hewan (veteriner)
Ilmu kedokteran
Astrobiologi / Eksobiologi
Bioteknologi
Rekayasa genetika
Teknologi enzim
Teknik bioproses
Sejarah biologi
Ilmu-ilmu yang dipelajari dalam bidang kedokteran/pengobatan/kesehatan
Patologi
Ilmu penyakit dalam
Venereologi
Obstetri
Onkologi
Ilmu kedokteran forensik
Ilmu kedokteran molekular
Ilmu kedokteran klinik
Ilmu kedokteran gigi
Periodonti
Ortodonti
Nasofaringologi
Ginekologi
Perinatologi
Radiologi
Gerontologi
Etika kedokteran
Pembagian biologi di bawah ini tidak bersifat mutlak karena beberapa cabang yang sekarang dianggap mandiri masih memiliki keterkaitan dengan bidang induknya, misalnya genetika dengan fisiologi, biologi molekular dengan genetika, dan sebagainya. Selain itu, karena dinamisnya perkembangan ilmu-ilmu ini, seringkali ilmu-ilmu ini saling bertemu dan menghasilkan kajian antardisiplin yang sukar dipisahkan.
Daftar isi
1 Ilmu-ilmu berdasarkan kelompok organisme
2 Ilmu-ilmu berdasarkan hierarki organisasi
3 Ilmu-ilmu berdasarkan aspek kehidupan
4 Ilmu-ilmu campuran dan terapan
5 Ilmu-ilmu yang dipelajari dalam bidang kedokteran/pengobatan/kesehatan
Ilmu-ilmu berdasarkan kelompok organisme
Taksonomi/Klasifikasi
Virologi
Mikrobiologi (biologi mikroorganisme)
Bakteriologi (biologi bakteri)
Protozoologi (biologi protozoa)
Mikologi (biologi jamur, kapang dan ragi)
Botani (biologi tumbuhan)
Fikologi (biologi alga)
Pteridologi (biologi pakis)
Bryologi (biologi lumut)
Dendrologi
Paleobotani
Zoologi (biologi hewan)
Nematologi (biologi nematoda)
Malakologi (biologi moluska)
Entomologi (biologi serangga)
Apiari (biologi dan ternak lebah)
Mirmekologi (biologi rayap)
Iktiologi (biologi ikan)
Herpetologi (biologi reptilia dan amfibia)
Ornitologi (biologi unggas)
Mamologi (biologi mamalia)
Primatologi (biologi primata)
Rodentiologi (biologi rodentia)
Paleozoologi
Zoologi perbandingan
Ilmu-ilmu berdasarkan hierarki organisasi
Biologi sel
Biologi sel molekular
Anatomi
Anatomi perbandingan
Sitologi
Histologi
Organologi
Pulmonologi
Kardiologi
Radiologi
Neurologi
Viscerologi
Morfologi
Pomologi
Palinologi
Fisiologi
Patologi
Onkologi
Enzimologi
Imunologi
Ekologi
Ekofisiologi
Ekologi molekular
Limnologi
Biologi udara
Oseanografi
Epidemiologi
Toksikologi
Biologi kelautan
Ilmu-ilmu berdasarkan aspek kehidupan
Ilmu reproduksi
Biologi perkembangan
Fenologi
Filogeni
Paleontologi
Genetikapenurunan sifat pada makhluk hidup
Genetika sel (sitogenetika)
Genetika molekular
Genetika Mendel
Genetika populasi
Genetika kuantitatif
Genetika perkembangan
Genetika evolusionar
Fisiologi
Fisiologi perkembangan
Enzimologi
Imunologi
Endokrinologi
Fisiologi molekular
Evolusi
Etologi (ilmu perilaku hewan)
Biologi molekular
Cell signalling
Genomika
Transkriptomika
Proteomika
Metabolomika
Systems Biology
Ilmu-ilmu campuran dan terapan
Biokimia
Teknik biokimia
Biofisika
Bioinformatika
Biometrika/Biostatistika
Biogeografi
Agronomi
Ilmu budidaya tanaman
Ilmu tanah
Fitopatologi
Ilmu gulma
Hortikultura
Ilmu pemuliaan
Ilmu produksi ternak
Ilmu kehutanan
Ilmu budidaya hutan (agroforestri)
Konservasi sumber daya alam
Ilmu perikanan
Ilmu kedokteran hewan (veteriner)
Ilmu kedokteran
Astrobiologi / Eksobiologi
Bioteknologi
Rekayasa genetika
Teknologi enzim
Teknik bioproses
Sejarah biologi
Ilmu-ilmu yang dipelajari dalam bidang kedokteran/pengobatan/kesehatan
Patologi
Ilmu penyakit dalam
Venereologi
Obstetri
Onkologi
Ilmu kedokteran forensik
Ilmu kedokteran molekular
Ilmu kedokteran klinik
Ilmu kedokteran gigi
Periodonti
Ortodonti
Nasofaringologi
Ginekologi
Perinatologi
Radiologi
Gerontologi
Etika kedokteran
Label:
Tugas
Selasa, 13 Juli 2010
SMAN 1 Kedungwuni
SMA N 1 Kedungwuni atau yang sering disebut SMANDUNG adalah salah satu sekolah terfavorit di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya. Sekolah ini terletak di Jalan Paesan Utara No. 1 Kedungwuni. SMANDUNG sejak berdirinya pada 20 November 1984 selalu berusaha menjadi lebih baik. Terbukti dari semakin meningkatnya mutu dan kualitas sekolah ini, baik dari segi sarana dan prasarana maupun dari segi prestasinya
Kelulusan 100% pun kini bukan lagi menjadi sebuah prestasi, melainkan menjadi sebuah tradisi yang turun-temurun dari tahun ke tahun[:P]. Lulusan SMANDUNG juga tidak sedikit yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di negeri ini, baik melalui jalur PMDK maupun SNMPTN. Bukan hanya itu, tahun ini SMANDUNG berhasil mengukir prestasi baru dalam bidang kelulusan, yaitu masuk dalam klasifikasi A dan meraih peringkat 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk mata pelajaran Geografi.
SMA N 1 Kedungwuni juga memiliki segudang prestasi, baik merupakan prestasi akademik maupun nonakademik dari berbagai bidang. Berbagai kejuaraan tingkat kabupaten, karasidenan bahkan tingkat nasional pun SMANDUNG menangkan dengan baik. Tak heran, hingga kini SMANDUNG menjadi rival yang disegani di setiap lomba oleh sekolah-sekolah lain. Piala-piala bukti kemenangan itu disusun rapi di dalam sebuah lemari kaca yang diletakkan di hall sekolah ini.
Semua yang SMANDUNG dapatkan itu tak luput dari baiknya mutu pengajar dan pelajar sekolah ini. Dari segi pengajar, SMANDUNG memiliki guru-guru yang siap menjadi lebih baik. Guru-guru sekolah ini sering mengikuti pelatihan-pelatihan atau seminar-seminar yang meningkatkan mutu guru pengajar tersebut. Ditilik dari segi pelajarnya, SMANDUNG yang sudah satu tahun ini menyandang status RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) menerapkan sistim seleksi yang cukup ketat di penerimaan siswa baru. Jumlah siswa tiap kelasnya pun dibatasi hanya untuk 38 orang saja. Penyampaian mata pelajarannya pun sudah menggunakan bahasa Inggris. Untuk saat ini, hanya mata pelajaran MIPA (Matematika, ) saja yang penyampaiannya menggunakan bahasa Inggris. Namun pihak sekolah tetap berupaya memperbaikinya. Sarana yang lengkap semakin menambah efektifnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah ini. Tercatat sudah 7 ruang kelas yang sudah dilengkapi dengan perangkat LCD dan speakernya. Siswa pun menjadi lebih nyaman dan lebih mudah dalam menangkap setiap pelajaran. SMANDUNG juga tercatat sebagai sekolah yang pertama menerapkan sistim ‘moving class’. Dengan Moving class, siswa-siswa menjadi tidak mudah jenuh karena setiap pergantian pelajaran para siswa juga harus berganti ruangan pula. Moving class berarti setiap ruang kelas dikondisikan khusus untuk mata pelajaran tertentu, seperti kelas Matematika, Biologi, Geografi, dan lain sebagainya.
SMANDUNG tidak hanya unggul dalam prestasi saja, namun SMANDUNG juga trampil dan berakhlakul karimah. Hal tersebut dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan yang rutin SMANDUNG lakukan, salah satunya dengan kegiatan “Tanam 1000 Pohon” yang dilakukan setiap satu tahun sekali pada kegiatan KOS (Kemah Orientasi Sekolah). Selain itu SMANDUNG juga rutin mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan baik itu di dalam mushola smandung maupun di luarnya.
SMANDUNG juga dilengkapi dengan sarana Hotspot. Hal tersebut mempermudah warga SMANDUNG dalam mengakses internet secara gratis. Dengan begitu, baik siswa maupun guru dapat dengan mudah mencari informasi melalui internet. Dan KBM pun menjadi lebih efektif.
Kelulusan 100% pun kini bukan lagi menjadi sebuah prestasi, melainkan menjadi sebuah tradisi yang turun-temurun dari tahun ke tahun[:P]. Lulusan SMANDUNG juga tidak sedikit yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di negeri ini, baik melalui jalur PMDK maupun SNMPTN. Bukan hanya itu, tahun ini SMANDUNG berhasil mengukir prestasi baru dalam bidang kelulusan, yaitu masuk dalam klasifikasi A dan meraih peringkat 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk mata pelajaran Geografi.
SMA N 1 Kedungwuni juga memiliki segudang prestasi, baik merupakan prestasi akademik maupun nonakademik dari berbagai bidang. Berbagai kejuaraan tingkat kabupaten, karasidenan bahkan tingkat nasional pun SMANDUNG menangkan dengan baik. Tak heran, hingga kini SMANDUNG menjadi rival yang disegani di setiap lomba oleh sekolah-sekolah lain. Piala-piala bukti kemenangan itu disusun rapi di dalam sebuah lemari kaca yang diletakkan di hall sekolah ini.
Semua yang SMANDUNG dapatkan itu tak luput dari baiknya mutu pengajar dan pelajar sekolah ini. Dari segi pengajar, SMANDUNG memiliki guru-guru yang siap menjadi lebih baik. Guru-guru sekolah ini sering mengikuti pelatihan-pelatihan atau seminar-seminar yang meningkatkan mutu guru pengajar tersebut. Ditilik dari segi pelajarnya, SMANDUNG yang sudah satu tahun ini menyandang status RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) menerapkan sistim seleksi yang cukup ketat di penerimaan siswa baru. Jumlah siswa tiap kelasnya pun dibatasi hanya untuk 38 orang saja. Penyampaian mata pelajarannya pun sudah menggunakan bahasa Inggris. Untuk saat ini, hanya mata pelajaran MIPA (Matematika, ) saja yang penyampaiannya menggunakan bahasa Inggris. Namun pihak sekolah tetap berupaya memperbaikinya. Sarana yang lengkap semakin menambah efektifnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah ini. Tercatat sudah 7 ruang kelas yang sudah dilengkapi dengan perangkat LCD dan speakernya. Siswa pun menjadi lebih nyaman dan lebih mudah dalam menangkap setiap pelajaran. SMANDUNG juga tercatat sebagai sekolah yang pertama menerapkan sistim ‘moving class’. Dengan Moving class, siswa-siswa menjadi tidak mudah jenuh karena setiap pergantian pelajaran para siswa juga harus berganti ruangan pula. Moving class berarti setiap ruang kelas dikondisikan khusus untuk mata pelajaran tertentu, seperti kelas Matematika, Biologi, Geografi, dan lain sebagainya.
SMANDUNG tidak hanya unggul dalam prestasi saja, namun SMANDUNG juga trampil dan berakhlakul karimah. Hal tersebut dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan yang rutin SMANDUNG lakukan, salah satunya dengan kegiatan “Tanam 1000 Pohon” yang dilakukan setiap satu tahun sekali pada kegiatan KOS (Kemah Orientasi Sekolah). Selain itu SMANDUNG juga rutin mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan baik itu di dalam mushola smandung maupun di luarnya.
SMANDUNG juga dilengkapi dengan sarana Hotspot. Hal tersebut mempermudah warga SMANDUNG dalam mengakses internet secara gratis. Dengan begitu, baik siswa maupun guru dapat dengan mudah mencari informasi melalui internet. Dan KBM pun menjadi lebih efektif.
Selasa, 27 April 2010
Thanks to
Makasih buat semua. .
Berkat bantuan dari semua pihak. . .
Blog kelas Sepuluh Dua SMAN 1 KEDUNGWUNI ini dapat dibuat. . .
Mungkin saya selaku admin masih Pemula dalam mengurus blog ini. . .
Jadi mohon Bimbingannya. . .
Kritik n' Saran bs dikirim k Facebook or e-mail
s1121fqi.1995@gmail.com
Thanks. . .
Langganan:
Postingan (Atom)





